• HOME
  • STORY
  • BEAUTY
    • Review
    • Makeup Artist
  • FASHION
  • FOOD
  • TRAVELING
  • ABOUT ME
Twitter Instagram Facebook

trimiyati yuliana

Sebenernya pilihan kata mendaki gunung juga ga pas sih, karena ini juga bukan gunung yang tinggi banget seperti yang kemarin-kemarin aku daki. Jadi ini gunung semacem bukit aja, tingginya juga cuma 1,1 mdpl (meter diatas permukaan laut).

Berawal dari Dara temen sekantor yang selalu punya ide buat ngajakin main, entah dimanapun itu. Anaknya emang tipe petualang banget sih, dan tomboy juga dia hehehe. Jadi ini acara dadakan banget, kalau ga salah tiga hari sebelumnya deh baru direncanain. Waktu itu Dara dan Alfian nawarin mau ikut mendaki ga, di bogor. Gunungnya ga tinggi kok, gitu kata mereka. Dan aku juga lagi seneng-senengnya jalan-jalan karena jadwal kuliah juga ga padet, akhirnya aku ikut deh.

Singkat cerita, malemnya hari Sabtu itu aku packing. Bawaan yang aku bawa seadanya, ga bawa tenda dan alat masak seperti biasa orang mendaki. Karena ini juga cuma semalem, jadinya aku pake carrier yang kecil. Yang aku bawa cuma sleeping bag sama matras aja. Dan karena katanya gunungnya cuma pendek, aku agak menyepelekan sih waktu itu dengan pake rok dan pake sepatu oxford dari kain yang baru aku beli, dan ga pake sendal gunung sama sekali.

Bawaanku emang sedikit dan bawa carrier kecil, tapi ternyata mas Donald, Dara, dan Adek bawaannya malah cuma Daypack. Aduh aku jadi berasa salah kostum. Tapi lebih parahnya, Alfian malah bawa perlengkapan lengkap, dengan carrier dia yang super gedhe 60L, dan bawa alat masak serta tenda. Katanya dia mau camping sebentar menikmati udara pagi, abis itu dibongkar lagi. Ya ampun, dalam hati juga ngapain repot-repot camping kalau cuma bentaran.

Awalnya Alfian juga heran aku ga pake sendal gunung. Tapi aku cuekin aja karena aku pikir medan tracknya juga biasa-biasa aja. Dan semua berubah pas aku sampe disana hahaha. Ternyata oh ternyata, gunungnya sih emang pendek, tapi curam banget. Medannya juga batu-batu dengan luas tapak ga sampe semeter, bisa kalian lihat sih difoto ku seberapa luasnya. Ditambah karena curam, naiknya pun harus pake tali tambang. Serem tau liat kanan kiri jurang curam gitu. Apalagi semalem sebelumnya waktu kita tidur di parkiran, ada cerita dari bapak tukang parkir kalau pernah ada yang jatuh gitu dan meninggal :( makin parno jadinya.







Kita mulai mendaki pukul 5 pagi, abis shubuh lah tepatnya. Karena ngejar sunset, tapi sepertinya kalau ngejar sunset berangkat pukul 5 pagi termasuk kesiangan. Dan bener aja, kita dapet sunsetnya pas ditengah perjalanan. Karena aku sendiri juga sering banget minta break istirahat, ga tau kenapa kalau pagi hari suruh submit itu bawaaanya capek terus. Beda kalau siang malah enak, ga gampang capek gitu.





Nyampe puncak (ceileh puncak 1000mdpl doang hahaha), tentu saja yang kita lakukan adalah ambil dokumentasi. Secara perjuangan naik juga berat kan, seneng aja bisa sampe puncak gini. Dan pemandangannya juga bagus banget masyaAllah.




Bisa kalian lihat kan saudara-saudara, kostum apa yang saya pakai hahaha. Ini emang salah kostum banget pake banget deh. Kalau tracknya landai sih ga apa-apa, tapi kalau curam ya ga rekomended juga model beginian.




Share
Tweet
Pin
Share
No komentar









Share
Tweet
Pin
Share
No komentar












Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Halo semuanya,

Aku mau sharing perjalanan aku kemarin ke puncak gunung gedhe di Jawa Barat. Gunung ini termasuk favorit para pendaki karena viewnya bagus, dan akses kesananya juga gampang. Untuk perjalanan pendakian kali ini, aku bareng sama temen kuliahku Sanny dan Widi. Serta temen-temen lain kenalannya Widi yang emang dari awal suka mendaki. Pendakian kali ini jumlahnya 28 orang, sangat banyak memang dibanding aku yang biasanya maksimal cuma 5 orang.



Aku mau sharing aja apa yang ada dalam carrier yang aku bawa kemarin:

  1. Sleeping Bag, ini penting banget buat tahan di udara dingin. Ga bakal kuat deh tidur dipuncak tanpa sleeping bag ini.
  2. Matras, ini buat alas tidur kita
  3. Alat mandi
  4. Skincare, penting juga buat menjaga kelembapan kulit di gunung karena kulit bakalan kering disana. Dan janga lupa sunscreen supaya wajah tidak gosong.
  5. Mukena
  6. Topi gunung, kalau cuacanya panas ini juga penting supaya ga mengganggu aktivitas pendakian kita.
  7. Makanan pribadi seperti coklat, madu, snack, roti dll. Untuk keperluan masak-memasak sudah dibawa oleh temen lainnya. Ini enaknya mendaki bareng-bareng.
  8. Coverbag, supaya carrier tahan air. Tapi kalau hujannya deres, akan tetep merembes ya. Jadi pastikan kalian masukin barang-barang ke dalam plastik.

Kali ini aku mendaki dengan mbolos kuliah, karena berangkat dari Jakarta Kota malem hari jam 7 abis isya. Dan meeting point kita di Stasiun Kota Tua. Seperti biasa aku ke kota tua selalu naik KRL, dan sampe sana sekitar jam 8. Tapi karena packing ulang dan persiapan lainnya, kita berangkat ke bogor baru jam 10 malem.



Nyampe ke basecamp pagi banget jam 3. Aku lanjut tidur sampe shubuh, abis shubuh kita baru jalan-jalan keliling lokasi. Kebetulan ada mushola kecil diluar basecam ini, dan pemandangannya juga udah cukup lumayan, karena berada di lereng gunung gedhe.




Sekitar jam 8 pagi kita baru mulai mendaki. Agak ngaret sih emang karena yang lain pada masih tidur, dan ada juga yang ngobrol, ngerokok dan sebagainya. Tapi karena kita cuma ngikut, ya udah lah nurut aja mau berangkat kapan. Ini di pos pertama, baru beberapa pos perjalanan.



Aku ga foto waktu di pos-pos selanjutnya. Karena sekitar jam 12 siang, hujan deres banget. Tasku sampe dibawain sama temenku, karena saking beratnya. Fisikku juga hampir drop, yang lainnya pun sama. Karena kalau hujan, perjalanan pendakian akan jauh lebih berat karena melawan derasnya hujan, harus mendaki, ditambah carrier yang basah membuat beban carrier makin berat. Alhasil kita sampe disana baru sore hari jam 5.

Aku agak geli juga, disana banyak banget orang jualan. Diatas bukit loh, lebih tempatnya sih area camping. Ada kamar mandi juga, tapi agak jorok karena kebersihannya tidak dijaga.




Dan abis shubuh, kita muncak lagi jam 4.30 karena mengejar sunrise. Dan karena aku orangnya ngajak istirahat mulu, jadinya sampe puncak baru jam 8 pagi. Hahaha. Sunrise yang sangat terlambat. Tapi aku respect juga sama para pendaki ini, kalaupun ada yang tertinggal ya tetep ditemenin. Ga langsung ninggalin gitu aja. Jadi solid gitu deh kelompok kita.





Ini pemandangan yang aku ambil pake hape. Walaupun hujan malemnya, alhamdulillah banget paginya hujan reda dan ada matahari terbit.






Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Newer Posts
Older Posts

About me

About Me

I'm Trimiyati Yuliana but simply call me trimiy, Proud wife of Hari widodo. I love fashion, beauty and traveling. I post everything i liked. Enjoy it !.

Categories

  • #story
  • Beauty
  • Fashion
  • Food
  • Make-Up
  • Makeup Artist
  • Review
  • Skincare
  • Story
  • Travelling

recent posts

Blog Archive

  • ▼  2019 (16)
    • ▼  September (1)
      • Floweria Aluna Zara, Birth Story
    • ►  Agustus (6)
    • ►  Juli (4)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (2)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2018 (72)
    • ►  November (13)
    • ►  Agustus (18)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (4)
    • ►  April (10)
    • ►  Maret (6)
    • ►  Februari (9)
    • ►  Januari (7)
  • ►  2017 (50)
    • ►  Desember (11)
    • ►  November (3)
    • ►  Oktober (10)
    • ►  September (5)
    • ►  Agustus (6)
    • ►  Juli (4)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (3)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (3)
  • ►  2016 (13)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (2)
  • ►  2015 (16)
    • ►  Desember (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (3)
    • ►  April (2)
  • ►  2014 (2)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (1)
  • ►  2013 (1)
    • ►  November (1)
trimiyati@copyright. Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

Facebook Twitter Instagram Pinterest Bloglovin

Created with by ThemeXpose