The Body Shop Drop of Youth Series

Halo semuanya,

Kali ini aku mau review skincare dari brand The Body Shop Brand ini udah cukup terkenal ya karena bahan-bahan yang dipake alami dan harganya juga masih menengah lah ga mahal-mahal banget. Serta The Body Shop ini gampang banget ditemukan di mall-mall, hampir semua mall besar yang aku datengin ada counter khusus The Body Shop.

Aku make The Body Shop udah 4 tahun, awalnya aku dulu pake vitamin E night cream. Tapi entah kenapa diaku kurang cocok dan ga kelihatan hasilnya. Dan lama banget abisnya karena aku jarang make karena jadi berminyak gitu kulitku, aromanya juga ga wangi.

Nah aku belakangan ini tertarik sama seri Drop of Youth. Dari namanya drop of youth sendiri, skincare ini sudah jelas berfungsi untuk anti-aging. Aku emang suka banget skincare yang berfungsi sebagai anti aging alias bisa digunakan buat investasi masa depan buat kulit, hehehe.

Aku beli sleeping mask dan serum concentrate. Warna kemasannya semua hijau dan terbuat dari kaca. Biasanya aku kalau beli satu seri itu seeenggaknya ada serumnya, karena serum ini yang paling ampuh efeknya. Nah aku suka kombinasiin sama masker, karena masker ini sifatnya kan menyegarkan kulit, apalagi ini sleeping mask. Jadi kerasa tidur aja kulit kita tetep terawat gitu.

1) The Body Shop Drop of Youth Bouncy Sleeping Mask

Masker ini dipake selama tidur sampe pagi. Baru kalau bangun tidur paginya bisa dibilas pake air dingin. Aku sih ga rekomendasiin buat pake air hangat ya, karena kan air hangat itu membuka pori-pori. Aku lebih prefer pake air dingin aja. Ditambah juga males sih aku manasin air dulu hehehe.

Ini komposisi maskernya:
Aqua/Water/Eau, Propanediol, Glycerin, Dimethicone, Helianthus Annuus Hybrid Oil, Polysorbate 20, Diheptyl Succinate, Acrylates/Beheneth-25 Methacrylate Copolymer, Phenoxyethanol, Tocopheryl Acetate, Orbignya Oleifera Seed Oil, Benzyl Alcohol, Caprylhydroxamic Acid, Sodium Hyaluronate, Sodium Hydroxide, Parfum/Fragrance, Disodium EDTA, Adenosine, Caffeine, Capryloyl Glycerin/Sebacic Acid Copolymer, Linalool, Citronellol, Leontopodium Alpinum Meristem Cell Culture, Limonene, Citric Acid, Xanthan Gum.





Masker ini aromanya enak pake banget. Seger gitu dan wangi. Terus teksturnya juga seperti cream, tapi juga seperti gel. Jagi ga creamy banget gitu kayak krim malam atau krim siang. Teksturnya bisa dilihat seperti foto ini. Awalnya aku sempet bingung apa karena kelamaan disimpan atau karena emang teksturnya begini. Tapi setelah aku baca di Internet kalau teksturnya emang seperti gel gitu, jadi harapannya ke kulit setelah diaplikasikan bisa mengencakan (mengeras seperti agar-agar). hehehe.

Aku aplikasikan ke muka dengan cara diusapkan merata ke wajah dan leher. Baru deh ditepuk-tepuk supaya meresap. Anehnya aku menepuk-nepuk cukup lama tapi masih aja lengket dimuka, kayak ga meresap sempurna seperti serumnya. Takut aja gitu kalo nempel di bantal. Selain ngotorin bantal, aku juga merasa sayang aja gitu sama produknya, bukannya nempel di wajah malah nempel di bantal. Jadi kurang maksimal dong efeknya.

Waktu pagi hari aku bangun tidur dan cuci muka, masker ini ga luntur sama sekali dikulit. Jadi anggap aja meresap selama aku tidur. Nah efeknya kerasa ini, kulit jadi lembab, kenyal dan halus. Semoga berefek ke perejamaan kulit ya.




Sleeping mask ini isinya 90 ml dengan kemasan jar yang berat dan terbuat dari kaca. Makanya masker ini jarang ku bawa kalau aku lagi nginep diluar. Karena berat dan ga efektif aja di tas. Masih mending bawa masker yang sachetan gitu, lebih praktis.

Untuk ukuran 90ml dengan harga Rp. 439.000,- ini menurutku sedang lah. Sesuai dengan hasilnya.












2) Drop of Youth Concentrate

Drop of youth concentrate ini adalah pre-serum. Jadi pemakaiannya sebelum kita pake serum. Kurang lebih tahapannya kalau aku pake skincare di malam hari:
- Cleanser
- Facial Foam
- Toner
- Pre Serum
- Serum
- Krim malam
- Sleeping Mask

Menurutku pre-serum ini sangat bagus banget, teksturnya lembut dan mudah menyerap ke dalam kulit. Baru aku usapkan dan tepuk-tepuk satu kali aja udah langsung kering dan ga ada yang tersisa gitu di wajah. Jadi ngerasa ga rugi deh pake ini. Ini pre-serum terbaik yang pernah aku beli. Worth sama harganya yang mihil hampir setengah juta.

Serum ini fungsinya ga jauh berbeda dengan seri lainnya. Cuma lebih baik kalau digunakan secara lengkap satu serinya termasuk krim malam dan lotionnya. Kalau aku sendiri cuma pake 2 series ini, karena aku udah cocok pake krim malam aku sendiri dan serum dari The Ordinary Buffet.

Pre-serum ini menjanjikan efek mengatasi tanda-tanda penuaan pertama. Serta menjadikan kulit lebih halus dan sehat. Mengambil teknologi dari sel induk tanaman dari Edelweiss, Sea Holly dan Criste Marine, Youth Concentrate ini bekerja untuk membantu meningkatkan regenerasi sel kulit membuat kulit terasa dilembabkan.





Kemasan serum ini di botol pipet ukuran 30ml. Harganya dibandrol Rp. 489.000 rupiah. Aku paling suka dengan serum kemasan pipet ini karena terkesan mewah, dan hieginis ga menggunakan tangan buat aplikasiin. Cukup 2-3 tetes aja udah cukup banget, dan merata ke seluruh wajah dan leher.




You May Also Like

0 komentar